Review jurnal “peranan perkembangan aplikasi smartphone terhadap perbankan di Indonesia”
Review jurnal
“peranan
perkembangan aplikasi smartphone terhadap perbankan di Indonesia”
· Pendahuluan
Perkembangan komunikasi
massa berkembang juga seiring dengan perkembangan teknologi hardware seperti
televisi, handphone. Sejak tahun 2010 perkembangan teknologi handphone sangat
cepat, pasaran paling konsumtif untuk pemasaran handphone adalah pasaran asia,
lebih khusus indonesia. Saat ini juga sudah mulai ramai dengan teknologi
smartphone yaitu sejenis handphone yang memiliki kemampuan lebih tinggi dari
handphone biasa. Smartphone sudah dikategorikan sebagai sebuah komputer kecil yang bisa mengolah
data, melakukan browsing dll.
Smartphone saat
ini sudah menjadi sebuah
barang dengan tingkatan kebutuhan
tinggi yang penting
bagi sebagian orang, dalam upaya menunjang produktivitas kerja
mereka.Dimana smartphone kelebihan utamanya adalah akses internet yang begitu
cepat dan canggih, kemudian menunjang aktivitas orang dalam melakukan interaksi
sosial melalui fitur-fitur jejaring sosial seperti facebook,twitter,instagram,dan
lainnya.
Perbankan di Indonesia
pada masa sekarang ini telah mengikuti perkembangan teknologi dan komunikasi.
Mobile banking pada umunya disebut M-Banking yang merupakan sebuah sistem
layanan dari sebuah lembaga keuangan seperti Bank untuk melakukan sejumlah
transaksi keuangan yang dapat diakses langsung oleh nasabah melalui perangkat
mobile seperti telepon seluler atau smartphone. Fasilitas mobile banking adalah
sebuah fasilitas dari bank dalam era modern ini yang mengikuti perkembangan
teknologi dan komunikasi. Fasilitas mobile banking ini merupakan fasilitas
dalam komunikasi yang bergerak dan diakses melalui telepon selular berbasis
GSM.
M-Banking digunakan
dengan menu yang sudah tersedia di SIM Card yang saat ini menggunakan media Short
Message Service. Dalam telepon seluler, kemampuannya
mampu bergerak (hal ini disebut dengan mobile) tanpa batas ruang dan waktu,
juga memungkinkan manusia untuk berjalan dengan aktivitas yang sedang
dijalankan seperti yang diungkapkan oleh Sunarto. Telepon seluler bekerja
dengan cara menerima sinyal elektromagnetik dari sebuah pemancar. Pemancar
telepon seluler disebut dengan Base Transceiver Station . BTS biasanya
diletakan pada tempat tertentu dengan cara irisan-irisan daerah yang disebut
cell dan ditandai dengan antena yang dipasang pada daerah tersebut. Jika salah
seorang sedang ada yang melakukan perjalanan jarak jauh maka ponsel mereka akan
menerima sinyal dari satu BTS ke BTS lainya.
·
Sejarah Smartphone
Ponsel
cerdas pertama dinamakan Simon;
dirancang oleh IBM pada 1992 dan dipamerkan sebagai produk konsep tahun itu di
COMDEX, sebuah pameran komputer di Las Vegas, Nevada. Ponsel cerdas tersebut
dipasarkan ke publik pada tahun 1993 dan dijual oleh BellSouth.
Nokia
Communicator merupakan ponsel cerdas pertama Nokia, dimulai dengan Nokia 9000,
pada tahun 1996. Ponsel cerdas yang serupa dengan komputer tangan yang unik ini
adalah hasil dari usaha penggabungan model PDA buatan Hewlett Packard yang
sukses dan mahal dengan telepon Nokia yang laris pada waktu itu.
Ericsson
R380 dahulu terjual sebagai ‘ponsel
cerdas’ tetapi tidak bisa menjalankan aplikasi pihak ketiga.
Pada Oktober 2001, Handspring mengeluarkan ponsel cerdas Palm OS Treo, dengan
papan ketik penuh digabung dengan jelajah jejaring tanpa kabel, surel,
kalender, dan pengatur daftar nama, dengan aplikasi pihak ketiga yang dapat
diunduh atau diselaraskan dengan komputer.Kemudian pada tahun 2002 RIM
mengeluarkan Blackberry yang dimana penggunannya mencpai hingga 8 juta
orang(hingga tahun 2007). Kemudian berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya
banyak pesaing yang ingin memamerkan atau bersaing dalam menciptakan
smartphone.
·
Sistem operasi smartphone
o
Symbian os
o
iOS
o
RIM Blackberry
o
Window mobile
o
Linux
o
Palm
o
WebOS
o
Android
·
Perkembangan Smartphone di Indonesia
Ponsel
cerdas di Indonesia sendiri memiliki segmentasi yang secara umum bisa
dikelompokkan menjadi 3 kelas berdasarkan level harga dan spesifikasinya,
yaitu:
1.
Ponsel
cerdas kelas atas (high-end)
2.
Ponsel
cerdas kelas menengah (middle level)
3.
Ponsel
cerdas kelas bawah (entry level)
Ponsel
cerdas kelas atas merupakan ponsel cerdas yang memiliki spesifikasi perangkat
keras yang sangat tinggi.Dimana ponsel ini dilengkapi dengan fitur-fitur
unggulan yang membuatnya sangat menonjol dan lengkap dalam
pengoprasiannya.Berikut beberapa vendor ponsel cerdas yang bermain pada level
kelas atas :
a. Apple
è
Iphone
b. Samsung è Galaxy S &
Galaxy Note
c. HTC
è
HTC One
d. LG
è
Optimus G & L9
e. Nokia
è
Lumia
Ponsel
Cerdas kelas menengah biasanya menyasar target pasar yang ingin ponsel cerdas
namun dengan harga dan spesifikasi yang lebih rendah dibandingkan dengan ponsel
cerdas kelas atas.Dimana cukup banyak yang bermain pada kelas ini,Seperti
beberapa produsen yang bermain pada kelas atas juga bermain pada kelas menengah
seperti :
i.
Nokia
ii.
Samsung
iii.
Xiaomi
iv.
Acer
v.
Asus
Ponsel
cerdas kelas bawah atau entry level juga tidak kalah banyak peminatnya dengan
kelas menengah dimana sebagian besar pasar kelas bawah ini dikuasai oleh
Android yang dimana bias diperoleh dengan harga kisaran 500 ribu – 1 juta
Rupiah.
·
M-Banking
Mobile banking
adalah sebuah layanan yang disediakan oleh bank untuk melakukan berbagai
transaksi perbankan melalui berbagi fitur yang ada pada ponsel pintar
(smartphone). Selintas layanan mobile banking ini serupa dengan layanan sms
banking, namun pada kenyataannya mobile banking memiliki lebih banyak fitur
dibandingkan dengan sms banking.Apabila menggunakan layanan sms banking,
transaksi hanya dapat dilakukan menggunakan pesan singkat (SMS), maka dengan
menggunakan layanan mobile banking Anda dapat menggunakan fitur lain yang lebih
canggih.Fitur ini dapat Anda akses melalui dua cara. Pertama adalah dengan
menggunakan aplikasi dengan cara mengunduh aplikasi layanan mobile banking di
app-store yang disediakan pada smartphone yang anda miliki.
·
Keuntungan M-Banking
Ø Lebih mudah diakses meski dalam koneksi internet lambat
Ø Jangkauan koneksi lebih luas dari internet banking
Ø Fitur sederhana dan mudah dimengerti
Ø Biaya yang dikenakan umumnya lebih rendah dari internet
banking
Ø Aman dan meminimalisasi risiko penipuan
Ø Memudahkan nasabah dalam menjangkau bank
Ø Dapat diakses 24 jam sehari, 7 hari seminggu
·
Kerugian M-Banking
Ø Rentan akan penipuan yang disebut “smishing”
(pengguna mobile bankingmenerima SMS atau telepon palsu yang menanyakan
detil rekening bank dari seorang hacker yang menyamar sebagai
institusi keuangan)
Ø Fitur keamanan melalui koneksi yang terenkripsi bisa di-hack saat smartphone dicuri
Ø Dibutuhkannya smartphonecanggih untuk
mengaksesnya
- Kesimpulan
Elektronik Perbankan
Mobile Banking atau yang biasa disebut dengan M-Banking merupakan sebuah
kemajuan teknologi dan komunikasi yang dipakai sebagai fasilitas dari Bank
kepada setiap nasabah bank. Fasilitas M-banking adalah sistem layanan dari
lembaga keuangan atau Bank yang dapat diakses langsung melalui telepon seluler
untuk sebuah transaksi seperti transfer, pembayaran dan pembelian.
Ada tiga cara
untuk dapat mengakses perbankan dengan menggunakan mobile banking, tergantung
pada kompabilitas telepon seluler. Pertama, mobile banking dapat dilakukan
melalui SMS dimana informasi saldo dan password perbankan dapat dikirim ke
nasabah melalui SMS. Kedua, beberapa lembaga keuangan telah mendedikasikan
aplikasi perangkat lunak yang dapat di download di telepon seluler seperti
smartphone. Terakhir, telepon seluler dapat mengakses melalui fasilitas dari
SIM Card. Fasilitas yang diberikan dari lembaga keuangan berupa M-Banking
mempermudah setiap nasabah untuk mengakses transaksi dari Bank.
·
Perbedaan dengan Jurnal “Penggunaan Smartphone
Untuk Menunjang Perkuliahan”
Pada jurnal ini
digunakan untuk melakukan transaksi seperti menarik uang,melakukan transfer
atau pengiriman uang secara langsung dan mudah.Selain itu aplikasi ini
merupakan sebuah aplikasi mobile dalam bentuk aplikasi yang dimana isinya tidak
begitu banyak bagiannya.
Biasanya pada
aplikasi M-Banking ini berisi tentang menu cek saldo,transfer,Tarik tunai tanpa
kartu,dan pembayaran seperti internet,pulsa,dan listrik.Dan biasanya sebagian
besar penggunannya orang pekerja,mahasiswa,dan pebisnis.
Daftar Pustaka : https://ejurnal.stiedharmaputra-smg.ac.id/index.php/JEMA/article/view/208
Komentar
Posting Komentar