KAMU

                                                                  " Kamu "


Teruntuk kamu, 

   Seorang perempuan yang posisinya berada sangat dekat denganku tetapi terasa sangat jauh karena jarak yang tidak nyata alias garis pembatas khayalan yang memang terbentang di antara aku dan kamu. Seorang perempuan manis yang biasanya selalu datang ke kelas lalu berbicara dengan teman sebangkunya dam tertawa dengan manisnya hingga aku pun ikut tersenyum melihatnya. 

   Seorang perempuan yang terlihat biasa saja, tidak terkenal, tidak terlalu fashionista, tetapi dia ya dia perempuan yang ku idam - idamkan. Dia sangatlah berbeda dimataku, entah kenapa seperti ada suatu hal di dirinya yang membuatku tak bisa berhenti untuk tak menatap matanya. Mengapa aku bisa tertarik terhadapmu?aku fikir ini karena saat aku melihat ke gilaan mu saat kamu bersama teman - temanmu.

   Aku suka saat kamu mulai bermain dengan teman - temanmu, kamu tau kenapa?karena disaat itu lah aku dapat melihat ekspresi tertawamu, cemberutmu,  marahmu dan lainnya. Aku tak tahu kenapa mataku selalu melihat ke arah matamu, ke arah dimana mata indahmu menjadi menyipit ketika kamu tertawa dengan bahagianya.

   Terkadang aku gugup jika bertatap mata denganmu, dan terkadang aku merasa bangga dan bahagia sendiri saat kamu memutuskan tatapan mata kita dahulu hahaha. Lucu saat melihat ekspresi gugup dan blushingmu di wajahmu. Mengapa wajahmu sangat imuttttt?sungguh aku ingin sekali memegang wajahmu yang terkadang menampakkan berbagai macam ekspresi.

   Tetapi entah kenapa aku tidak berani mendekatimu, aku tidak berani mengobrol panjang bersamamu, aku tau kamu bingung. Pasti kamu memikirkan apakah aku menyukaimu atau tidak karena aku selalu tertangkap basah saat melihatmu, baik tertangkap olehmu ataupun teman - temanmu. 

   Maafkan aku yang belum bisa mendekatimu sayang, suatu saat aku pasti akan mendekatimu. Andaikan kamu tau, saat kita tidak sengaja bersentuhan tangan jantungku seketika berdetak lebih cepat seperti tidak normal. Lalu saatku melihat wajahmu, kamu hanya menundukkan wajah lalu pergi berlalu bergitu saja, tapi aku sempat melihat sedikit raut wajahmu yang gugup hahahah sungguh imut sekali dirimu. 

   Tenang sayang, suatu saat jika waktunya sudah tiba aku akan mendekatimu. Maaf jika selama ini aku selalu membuatmu kebingungan dan membuatmu di omeli teman - temanmu karena kamu terlalu percaya diri bahwa aku menyukaimu. Tetapi memang kenyataannya itu, aku memang menyukaimu. Tunggulah sebentar sayang, dan aku juga akan menjagamu dari jauh. Untuk sementara ini kita hanya bisa saling tatap saja.

   Maafkan ketidakberanian ku sayang:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbandingan Sistem Cerdas

Islam Dalam Kehidupan

Penggunaan Smartphone Dalam Menunjang Aktivitas Perkuliahan Oleh Mahasiswa FISpol unsrat manado