Isi, Pelaksanaan, dan Nilai - Nilai Dari Sumpah Pemuda
SUMPAH
PEMUDA
Isi sumpah pemuda :
1. Kami
putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air
Indonesia.
2. Kami
putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3. Kami
putra dan putri Indonesia menjunjung berbahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Isi sumpah Pemuda tersebut merupakan suatu peristiwa
komitmen dan kebulatan tekad bangsa Indonesia sebagai bangsa yang satu dan
tanah air yang satu, serta menjunjung bahasa persatuan.
Peranan Sumpah Pemuda dalam mempersatukan bangsa
Indonesia :
1. Sebagai
perintis untuk menuju kemerdekaan bangsa Indonesia.
2. Memajukan
bangsa Indonesia, khususnya kaum muda dalam berorganisasi dan menimba ilmu
pengetahuan demi perjuangan mencapai kemerdekaan.
3. Kehendak
berserikat dan berkumpul untuk membangkitkan rasa kesatuan dan persatuan
bangsa.
4. Sebagai
ajang kesepakatan menggunakan bahasa Indonesia sebagai saran pemersatu bangsa.
5. Mengembangkan
kesadaran hak menentukan nasib sendiri, lepas dari campur tangan asing.
1.
Pelaksanaan
Sumpah Pemuda
Pada
tanggal 30 April – 2 Mei 1926 di Jakarta diadakan rapat besar pemuda yang
kemudian dikenal dengan Kongres Pemuda I. Ketua kongres adalah M. Tabrani.
Tujuan Kongres Pemuda I adalah mencapai perkumpulan pemuda yang tunggal, yaitu
membentuk suatu badan sentral dengan maksud untuk memajukan paham persatuan
kebangsaan dan mempererat hubungan antara semua perkumpulan pemuda kebangsaan.
Dalam rapat
ini, membicarakan tentang gagasan – gagasan persartuan. Tokoh yang
menyampaikan, seperti Soemarto yang tampil sebagai pembicara dengan topic
“Gagasan Persatuan Indonesia”, Bahder Johan dengan topic “Kedudukan Wanita
dalam Masyarakat Indonesia”, Nona Adam menyampaikan tentang “Tugas Agama di
dalam Pergerakan Nasional”, dan Muhammad Yamin tentang “Kemungkinan
Perkembangan Bahasa – Bahasa dan Kesusastraan Indonesia di Massa Mendatang”.
Kongres
Pemuda I menghasilkan keputusan yang mendasar yaitu kongres mengakui dan
menerima cita – cita persatuan Indonesia. Tindak lanjut dari Kongres Pemuda I
adalah pada tanggal 15 Agustus 1926 diadakan pertemuan oleh Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Minahasa, Jong Celebes, Jong Batak,
Sekar Rukun, Vereeninging voor Ambonsche
Studeerenden, dan Komite Kongres Pemuda I. pertemuan tersebut tidak
membuahkan hasil. Selanjutnya dibentuk organisasi baru yang bernama Jong
Indonesia ( Pemuda Indonesia ) yang bertujuan menanamkan cita – cita persatuan
Indonesia.
Pada bulan
September 1926, di Jakarta dibentuk Perhimpunan Pelajar – Pelajar Indonesia
(PPPI), yang bertujuan memperjuangkan Indonesia merdeka. Aktivitas nya seperti
gerakan pemuda, sosial, dan politik. Ketuanya adalah Sugondo Joyopuspito, tokoh
– tokohnya adalah Muh. Yamin, Abdullah Sigit, Suwiryo, Sumitro Reksodiputro, A.
K. Gani, Tamzil, Sunarko, Amir Syarifuddin, dan Sumanang.
Untuk
menyiapkan rapat, PPPI membentuk panitia rapat pemuda dengan mengadakan rapat –
rapat terbuka yang diisi dengan ceramah yang menganjurkan dan menguatkan
perasaan persatuan. Panitia kongres pun dibentuk pada bulan Juli 1928.
Berikut
susunan panitia penyelenggaraan Kongres Pemua II.
a. Ketua
: Sugondo Joyopuspito (PPPI)
b. Wakil
Ketua : Joko Marsaid (Jong Java)
c. Sekretaris
: Muh. Yamin (Jong Sumatranen Bond)
d. Bendahara
: Amir Syarifuddin (Jong Batak Bond)
e. Pembantu
I : Johan Muh. Cai (Jong Islamiten Bond)
f. Pembantu
II : Kocosungkono (Pemuda Indonesia)
g. Pembantu
III : Senduk (Jong Celebes)
h. Pembantu
IV : J. Leimena (Jong Ambon)
i. Pembantu
V : Rohyani (Pemuda Kaum Betawi)
Penyelenggaraan Kongres Pemuda II mengadakan tiga kali rapat. Pertama di
Gedung Katolik Jonglinen Bond di Waterloopein. Rapat kedua tanggal 28
Oktober 1928 pagi di Gedung Oost Java
Bioscoop di Koningsplein Noord dan
rapat ketiga (rapat terakhir) pada tanggal 28 Oktober 1928 malam di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat 106 di Jakarta.
Kongres
Pemuda II berhasil menetapkan ikrar atau Sumpah Pemuda yang kemudian menjadi
landasan perjuangan untuk mencapai Indonesia merdeka. Pada malam penutupan
Kongres Pemuda II untuk pertama kali didengarkan lagu Indonesia Raya oleh W.R
Supratman dengan gesekan biola.
2.
Nilai
– Nilai Penting Sumpah Pemuda
1)
Cinta Bangsa dan Tanah Air
Cinta bangsa dan tanah air dapat kita wujudkan dengan berbuat baik terhadap kemajuan bangsa dan tanah air
Cinta bangsa dan tanah air dapat kita wujudkan dengan berbuat baik terhadap kemajuan bangsa dan tanah air
2) Persatuan
dengan adanya sumpah pemuda kita jadi sadar akan pentingnya persatuan
dengan adanya sumpah pemuda kita jadi sadar akan pentingnya persatuan
3) Sikap rela berkorban
Rela berkorban dalam hal ini adalah diartikan sebagai suatu perbuatan yang tak mengharap imbalan. Apa yang sudah dilakukannya merupakan sikap penuh rasa ikhlas.
4) mengutamakan kepentingan bangsa
mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi
5) Dapat menerima dan menghargai perbedaan
dengan sumpah pemuda kita dapat belajar menerima dan menghargai perbedaan yang ada diantara kita
6) Semangat Persaudaraan
Kekeluargaan merupakan sikap dan perbuatan yang mengutamakan kebersamaan dalam bergaul. Semua masyarakat Indonesia adalah satu keluarga besar. Jika salah satu anggota kita menderita, maka keluarga yang lain harus menolong.
7) Meningkatkan semangat gotong royong dan kerja-sama
gotong royong merupakan ciri khas bangsa indonesia.
Rela berkorban dalam hal ini adalah diartikan sebagai suatu perbuatan yang tak mengharap imbalan. Apa yang sudah dilakukannya merupakan sikap penuh rasa ikhlas.
4) mengutamakan kepentingan bangsa
mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi
5) Dapat menerima dan menghargai perbedaan
dengan sumpah pemuda kita dapat belajar menerima dan menghargai perbedaan yang ada diantara kita
6) Semangat Persaudaraan
Kekeluargaan merupakan sikap dan perbuatan yang mengutamakan kebersamaan dalam bergaul. Semua masyarakat Indonesia adalah satu keluarga besar. Jika salah satu anggota kita menderita, maka keluarga yang lain harus menolong.
7) Meningkatkan semangat gotong royong dan kerja-sama
gotong royong merupakan ciri khas bangsa indonesia.
Komentar
Posting Komentar