Penjelasan Mengenai Microsoft Access
MICROSOFT ACCESS
Microsoft Access (atau Microsoft
Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis
data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan
kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain
tentunya Microsoft
Word,
Microsoft
Excel,
dan Microsoft
PowerPoint.
Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga
menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan
pengguna.
Perangkat lunak
tersebut bekerja dengan sangat baik pada sebuah basis data dengan banyak record tapi terdapat
beberapa kasus di mana data mengalami
kerusakan. Sebagai contoh, pada ukuran basis data melebihi 700 megabyte
sering mengalami masalah seperti ini (pada saat itu, memang hard disk yang beredar
masih berada di bawah 700 megabyte). Buku manual yang dibawanya
memperingatkan bahwa beberapa kasus tersebut disebabkan oleh driver perangkat yang kuno atau
konfigurasi yang tidak benar.
Nama kode (codename)
yang digunakan oleh Access pertama kali adalah Cirrus yang dikembangkan
sebelum Microsoft mengembangkan Microsoft
Visual Basic,
sementara mesin pembuat form antarmuka yang digunakannya dinamakan
dengan Ruby. Bill
Gates
melihat purwarupa (prototype) tersebut dan memutuskan bahwa komponen bahasa
pemrograman
BASIC harus
dikembangkan secara bersama-sama sebagai sebuah aplikasi terpisah tapi dapat
diperluas. Proyek ini dinamakan dengan Thunder. Kedua proyek tersebut
dikembangkan secara terpisah, dan mesin pembuat form yang digunakan oleh
keduanya tidak saling cocok satu sama lainnya. Hal tersebut berakhir saat
Microsoft merilis Visual Basic for Applications (VBA).
→Kelebihan
dari Microsoft Access
Ø Berbasis
file sehingga lebih portabel (tinggal dicopy).
Ø Lebih murah.
Ø Lebih
mudah karena ditujukan ke desktop dan tool-tool yang memudahkan serta
kemampuannya lebih dibatasi.
Ø Mendukung
SQL.
Ø Mendukung
Relational database (terbatas).
→ Kekurangan
dari Microsoft Access
ü Bukan
merupakan database server sehingga tidak bisa/tdk cocok untuk keperluan
enterprise dan terdistribusi (misalnya Web).
ü Bukan
RDBMS murni.
ü Tidak
mendukung multithreaded.
ü Tidak
begitu cepat aksesnya (karena berbasis file).
Komentar
Posting Komentar